Destinasi Wisata Tebing Gunung Parang

0
41
Destinasi Wisata Tebing Gunung Parang

Tebing Gunung Parang – Pernahkah Anda bepergian saat menguji adrenalin? Jika tidak, coba datang ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tidak banyak orang tahu jika Purwakarta memiliki lokasi yang eksotik yang menantang sekaligus mampu menguji adrenalin. Salah satu tujuan wisata yang saat ini sedang kena adalah Gunung Parang.

Destinasi Wisata Parang Gunung Parang

Lokasi Tebing Gunung Parang

Gunung Parang adalah tempat wisata eksotis yang terletak di Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tempat wisata ini adalah batu andesit yang berdiri tinggi dan menjulang tinggi ke langit. Lokasi ini sangat cocok untuk Anda pecinta panjat tebing.

Informasi tentang Tebing Gunung Parang

Gunung Parang adalah objek wisata di Purwakarta yang sedang naik daun. Objek wisata ini menawarkan wisata di bidang seni dan budaya dan beberapa kegiatan yang merangsang adrenalin seperti mendaki gunung, panjat tebing, Badega Via Ferrata (Taraje Beusi) dan berkemah. Gunung Parang terkenal sebagai gunung andesit tertinggi di Indonesia dan ditetapkan sebagai tebing batu tertinggi ke-2 di Asia. Ada juga yang mengklaim bahwa Gunung Parang berada di peringkat 10 besar dengan tebing batu andesit tertinggi di dunia.

Info tentang Tebing Gunung Parang

Gunung Parang mirip dengan monumen batu raksasa karena gunung batu hitam ini memiliki ketinggian 1.000 meter dari tanah. Ada juga keunikan lain yang ditemukan di Gunung Parang, yaitu dinding batu yang hampir tegak lurus. Dapat dikatakan mirip dengan Yosemite di Amerika atau Menara Trango yang terletak di Pakistan.

Jadi, jika Anda mengunjungi Gunung Parang, Anda juga bisa menikmati pesona alam yang masih asri saat menguji adrenalin. Hingga saat ini, Gunung Parang masih digandrungi oleh pecinta panjat tebing, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Wisatawan yang datang ke tujuan wisata ini hanya memiliki satu tujuan, yaitu menaklukkan tebing-tebing batu yang terletak di Gunung Parang.

Pengunjung ke Gunung Parang tidak tanggung-tanggung, pada akhir pekan misalnya rata-rata 200 orang mengunjungi tempat ini. Angka yang sangat fantastis. Wisatawan yang ingin mencoba panjat tebing di Gunung Parang harus memiliki nyali yang hebat. Karena Gunung Parang memiliki kemiringan 90 derajat.

Kegiatan wisata yang bisa Anda lakukan di Gunung Parang termasuk mendaki gunung, panjat tebing, berkemah, berburu kuliner dan Anda juga bisa mengenal seni dan budaya penduduk setempat. Berikut ini, saya akan mengulas sedikit tentang kegiatan pariwisata di Gunung Parang:

Mendaki Gunung Parang

Mendaki Tebing Gunung Parang

Tujuan wisata ini menawarkan sensasi petualangan dan adrenalin yang sangat spektakuler. Jalur hiking di Gunung Parang tidak boleh dianggap sepele, dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut dengan trek vertikal dan berbatu membuat adrenalin Anda lebih terpacu. Pendakian di Gunung Parang cukup curam dan akan melewati jalur berbatu yang membutuhkan waktu 1,5 jam. Gunakan sepatu trekking karena kondisi tebing berbatu dan licin.

Saat Anda mencapai pertigaan sebelum puncak, ambil jalur kiri yang merupakan jalur ke atas. Setelah menuju ke atas jalan Anda akan melihat jalan yang lebih ekstrem, harus hati-hati karena di sebelah kanan ada jurang. Pastikan Anda fokus dan berhati-hati, biarkan pertahanan Anda turun dan Anda akan jatuh ke dalam tebing.

Dari puncak Gunung Parang, pengunjung dapat melihat keindahan Waduk Jatiluhur dan desa-desa sekitarnya dari atas tebing.

Tips untuk Mendaki Tebing Gunung Parang

Tips Perjalanan ke Tebing Gunung Parang

Berikut ini adalah tips yang bisa disiapkan sebelum mendaki Gunung Parang:

  1. Persiapkan ekstra kesehatan fisik Anda, dengan jogging.
  2. Bawalah banyak air minum, karena ketika Anda memasuki hutan Anda tidak akan menemukan sumber air.
  3. Peralatan keamanan, seperti tali atau anyaman (dalam bentuk pegangan saat naik atau turun jalur pendakian).
  4. Gunakan sepatu treking.
  5. Undang pemandu lokal, jadi Anda tidak tersesat saat mendaki.

Panjat Tebing di Gunung Parang

Gunung Parang memiliki ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Jika Anda ingin mencoba panjat tebing ada 3 rute panjat, yaitu:

  • Tower I memiliki ketinggian jalur pendakian 700 meter.
  • Tower II memiliki ketinggian lintasan pendakian yang sama dengan Tower I yaitu 700 meter dengan bentuk runcing di bagian atas mirip dengan senjata perang.
  • Tower III memiliki ketinggian jalur pendakian yang terlihat lebih tumpul dan miring.

Anda dapat memilih menara mana yang ingin Anda panjat.

Badega Via Ferrata (Taraje Beusi)

Mengunjungi Gunung Parang tidak lengkap jika Anda belum mencoba Badega Via Ferrata (Taraje Beusi). Sekarang Anda dapat menikmati kegiatan wisata untuk mendaki Gunung Parang dengan melewati tangga besi. Ya, kegiatan ini disebut Badega Taraje Beusi. Gagasan membuat tangga besi ini (taraje beusi) berasal dari jalur pendakian di dinding gunung di Italia, yang dikenal sebagai "Via Ferrata". Tur Via Ferrata Badega ini diperkenalkan dan dioperasikan pada tahun 2015. Tur Via Ferrata ini adalah tur pertama di Indonesia, Anda tahu!

Jika Anda tertarik untuk mencoba Badega Via Ferrata, Anda dapat mendaki tebing Gunung Parang melalui Tower III yang memiliki ketinggian 300 meter dan hanya membayar Rp 150.000 / orang, termasuk alat panduan.

Cara memanjatnya sangat sederhana, Anda hanya harus menaiki tangga besi menggunakan harness yang telah disediakan dengan mengaitkan carabinner ke kawat baja sebagai pengaman.

Meskipun dilengkapi dengan pelengkap keselamatan dan telah ditemani oleh pemandu profesional, Anda tetap harus berhati-hati dan fokus.

Berkemah

Bagi Anda yang tidak ingin menguji nyali Anda, Anda dapat menikmati pesona keindahan alam yang masih indah di Gunung Parang. Anda juga dapat melakukan kegiatan berkemah di kaki Gunung Parang yang merupakan lokasi yang sangat cocok untuk berkemah karena kondisi medan yang luas.

Jika Anda mengunjungi tempat wisata Gunung Parang, Anda juga bisa bergaul dan mengenal budaya penduduk asli atau lokal yang masih mempertahankan dan melestarikan adat istiadat Sunda.

Waktu yang Tepat untuk Tebing Gunung Parang

Waktu Yang Tepat Untuk Menaiki Tebing Parang

Waktu yang tepat untuk mengunjungi objek wisata Gunung Parang adalah selama musim kemarau, dari bulan Maret hingga Oktober. Di musim kemarau, pecinta atau pendaki panjat tebing tidak perlu khawatir dengan hujan yang turun sehingga pendaki dan pendaki akan lebih bebas dan menikmati berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di Gunung Parang.

Pengunjung yang tidak menyukai petualangan juga dapat menikmati objek wisata ini dengan menikmati pemandangan alam di bawah tebing yang sangat menawan dan spektakuler yang tidak ada duanya.

Fasilitas Tebing Gunung Parang

Fasilitas Tebing Gunung Parang

  • Bale Semah: tempat berlindung bagi pendaki.
  • Menyediakan peralatan dan fasilitas panjat
  • Petugas khusus sebagai pemandu pendakian pemula ke puncak Gunung Parang

Saat ini, Tujuan Wisata Gunung Parang adalah tujuan wisata terkemuka di Purwakarta. Selain itu, pemerintah setempat telah mengatur lokasi. Bagi Anda yang ingin bepergian sambil menguji kesehatan tubuh Anda, Anda dapat mencoba tempat wisata ini.

Demikian ulasan tentang Tujuan Wisata Tebing Gunung Parang di Purwakata. Semoga bermanfaat dan bisa menambah referensi ke tempat liburan Anda. Selamat bertualang!

Terima kasih telah membaca artikel tentang tur tebing di parang Magetan. Jika artikel ini bermanfaat, silakan bagikan, terima kasih.

Pos Wisata Tebing Gunung Parang muncul pertama kali di Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here